More

    Ringkasan Ilmu Tauhid Sifat 20

    Ilmu Tauhid asas Sifat 20

    Wujud

    Wujud artinya “ada”, maka mustahil Allah bersifat “tiada”. Sifat wajib Allah dan dalilnya firman Allah dalam Al-Quran:

    “Allah yang telah menciptakan tujuh langit dan bumi beserta segala sesuatu di antara keduanya.” (QS. As-Sajdah:4).

        Qidam

    Qidam artinya dahulu dan awal. Sifat mustahilnya Hudus artinya baru. Dalilnya adalah firman Allah:

    “Dialah Allah yang awal dan yang akhir.” (QS. Al-Hadid:3).

        Baqa’

    Maksudnya Allah maha kekal. Tidak akan punah, binasa, atau mati. Dia akan tetap ada selamanya.

    Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

    “Tiap – tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. BagiNya-lah segala penentuan, dan hanya kepadaNya-lah kamu dikembalikan”. (QS. Al – Qasas : 88)

    “Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal wajah Rabb mu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan”. (QS. Ar – Rahman : 26-27)

        Mukholafatul Lilhawaditsi

    Mukholafatul Lilhawaditsi artinya berbeda dengan ciptaan-Nya. Sifat mustahilnya Mumatsalatuhu lil hawadits, artinya serupa dengan ciptaan-Nya.

    Dalilnya firman Allah:

    “Allah tidak sama dengan segala sesuatu.” (QS. Asy-Syuuro:11).

        Qiyamuhu Binafsihi

    Maksudnya Allah itu berdiri sendiri, tidak bergantung pada apapun dan tidak membutuhkan bantuan siapapun.

    Dalil firman Allah dalam Al Quran :

    “Sesungguhnya Allah benar – benar Maha kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari alam semesta”. (QS. Al – Ankabut : 6)

        Wahdaniyah

    Wahdaniyah artinya esa atau tunggal. Sifat mustahilnya Ta’addud artinya berbilang atau lebih dari satu. Dalilnya firman Allah SWT:

    “Seandainya di langit dan di bumi ada Tuhan – Tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu akan binasa”. (QS Al – Anbiya : 22)

        Qudrat

    Qudrat artinya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada yang bisa menandingi kekuasaan Allah SWT. Berikut salah satu ayat yang menjelaskan dalam Al-Quran:

    “Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al – Baqarah : 20)

        Iradat

    Iradat artinya berkehendak. Apabila Allah berkehendak maka jadilah hal itu dan tidak ada seorangpun yang dapat mencegah-Nya. Ayat yang menjelaskan dalam Al-Quran:

    “Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki”. (QS. Hud : 107)

        Ilmun

    Ilmun artinya mengetahui dan Allah SWT mengetahui atas segala sesuatu. Ayat yang menjelaskan dalam Al-Quran:

    “Dan sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya”. (QS. Qaf : 16)

        Hayat

    Hayat berarti hidup dan tidak pernah mati ataupun musnah. Kekal selamanya yang dijelaskan dalam Al-Quran:

    “Dan bertakwalah kepada Allah yang hidup (kekal) yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memujiNya”. (QS. Al – Furqon : 58)

        Sama’

    Sama’ artinya mendengar. Allah SWT maha mendengar baik yang diucapkan maupun yang disembunyikan. Ayat yang menjelaskan dalam Al-Qur’an:

    “Dan Allah-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (QS. Al – Maidah : 76)

        Basar

    Basar artinya Allah SWT melihat segala sesuatu. Penglihatan Allah tak terbatas, Dia mengetahui apapun di dunia ini.

    Ayat yang menjelaskan dalam Al Quran :

    “Dan Allah melihat atas apa yang kamu kerjakan”. (QS. Al – Hujurat : 18)

        Qalam

    Artinya berkata. Allah bisa berbicara atau berkata secara sempurna tanpa bantuan apapun. Ayat yang menjelaskan dalam Al Quran :

    “Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan kami) pada waktu yang telah kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya”. (QS. Al – A’raf : 143)

        Qadirun

    Allah yang maha kuasa. Ayat yang menjelaskan dalam Al Quran :

    “Hampir kilat itu menyambar pengelihatan mereka. Setiap kali sinar itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti. jika Allah menghendaki, niscaya dia melenyapkan pendengaran dan pengelihatan mereka. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al – Baqarah : 20)

        Muridan

    Jika Allah berkehendak maka tidak akan ada yang bisa menolaknya. Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

    “Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksanya terhadap apa yang Dia kehendaki”. (QS. Hud : 107)

    ’Alimun

    Yang mengetahui segala sesuatu. Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

    “Dan Allah Maha Mengetahui sesuatu” … (QS. An – Nisa : 176)

    Hayyun

    Yang Hidup. Allah adalah dzat yang hidup dan tidak akan mati. Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

    “Dan bertakwalah kepada Allah yang hidup, yang tidak mati, dan bertasbihlah denga memuji-Nya. Dan cukuplah dia Maha Mengetahui dosa – dosa hambaNya”. (QS. Al – Furqon : 58)

    Sami’an

    Sami’an artinya yang mendengar. Allah SWT mendengar pembicaraan manusia dan doa hambanya.

    Bashiran

    Bashiran adalah yang maha melihat. Allah bisa melihat tiap-tiap perbuatan umatnya.

    Mutakallimun

    Artinya yang berbicara. Sama dengan Qalam, Mutakalliman juga berarti berfirman. Firman Allah terwujud melalui kitab-kitab suci yang diturunkan melalui para nabi.

    Latest articles

    Related articles